Minggu, 13 April 2014

CONTOH OPINI


Okay guys, kali ini gue mau share tentang contoh opini. Ini juga kebetulan salah satu tugas jurnalistik di sekolah gue. Nah untuk kali ini gue ngambil tema tentang pariwisata , perkembangan pariwisata khususnya yang ada di Bali Utara.

FENOMENA PARIWISATA DI BALI UTARA
        Dewasa ini, perkembangan bukan hanya terjadi pada dunia teknologi saja, namun perkembangan juga terjadi pada dunia pariwisata. Jika kita berbicara tentang pariwisata tentu tidak akan bisa lepas dari pariwisata yang ada di Bali, yang sangat banyak memiliki objek-objek wisata yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pariwisata itu sendiri.
Terlebih, di Bali yang setiap daerah atau setiap kabupaten kota yang ada di Bali memiliki daya tarik sendiri terhadap wisatawan, khususnya di Bali Utara. Namun seiring berjalannya waktu dan perkembangan jaman, tidak semua daerah bisa mempertahankan kondisi yang baik itu.
        Boleh dikatakan pariwisata di Bali Utara mengalami penurunan. Mengapa demikian? Karena bisa dilihat dari kondisi saat ini, keadaan pariwisata yang ada di Bali Utara sudah semakin sepi dan jarang dikunjungi oleh wisatawan. Misalnya Lovina, objek wisata ini, dulunya adalah saluh satu icon besar pariwisata yang ada di Bali Utara (Buleleng), tempat ini dulunya sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik itu wisatawan asing maupun wisatawan lokal. Namun, jika dilihat sekarang dan bandingkan dengan keadaan yang dulu sangat berbanding terbalik. Perkembangannya menurun, objek wisatawa ini semakin sepi oleh pengunjung atau wisatawan.
        Setelah melihat bagian barat pariwisata di Kabupaten Buleleng. Sekarang tertuju pada bagian timur dari Kabupaten Buleleng. Sekilas dapat dilihat bahwa, pada sisi timur dari Kabupaten Buleleng juga memiliki objek wisata yang sudah cukup familiar dan tidak asing lagi yaitu Objek Wisata Air Sanih. Objek wisata ini terletak di Kecamatan Kubutambahan, sama halnya dengan Lovina, dulunya tempat ini adalah tujuan favorit bagi wisatawan, namun sekarang tempat ini telah sepi dari hingar binger para wisatawan, sekarang tempat ini hanya dapat mendatangkan wisatawan dalam jumlah yang kecil, itupun dapat terjadi pada hari-hari tertentu saja.
        Namun jika beralih ke bagian selatan Kabupaten Buleleng. Pariwisata yang ada disini masih cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan. Dan masih sangat berpotensi jika dibandingkan dengan Objek Wisata Lovina dan Air Sanih. Air Terjun Gitgit masih tetap menjadi icon di Buleleng Selatan, karena masih cukup banyak wisatawan yang berkunjung kesana.
Namun menurut anggapan sebagian orang “Kini Buleleng telah menyurut di bagian pariwisata”. Melihat fenomena ini, tidak menyurutkan Buleleng untuk terus berkembang menjadi daerah yang maju. Mendengar akan dibangunnya bandara internasional di Bali Utara ini, semoga rencana ini dapat direalisasikan sehingga secara tidak langsung dapat mengembangkan objek-objek wisata yang sebenarnya banyak dimiliki oleh Buleleng, seperti Objek Wista Sudaji, Air Terjun Sekumpul, Wisata Ponjok Batu dan yang lainnya agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.
        Pada dasarnya pariwisata yang ada di Bali Utara ini, mengalami perkembangan yang pasang surut. Ada kalanya objek wisata itu ramai dikunjungi wisatawan, ada saatnya juga objek wisata itu sepi akan pengunjung, semua itu tergantung  dari pengelolaan akan objek wisata itu sendiri.

Oleh : Liana Sri Kusuma Yanti

1 komentar:

  1. Ka kalo misalkan opini panjangnya segini , apa bisa kita bikin 7 lemabar kertas HVS dengan memasukkan gambar berupa foto wisata yg ingin kita tuju ?

    BalasHapus