Okay guys, kali ini gue mau share tentang contoh opini. Ini juga kebetulan salah satu tugas jurnalistik di sekolah gue. Nah untuk kali ini gue ngambil tema tentang pariwisata , perkembangan pariwisata khususnya yang ada di Bali Utara.
FENOMENA
PARIWISATA DI BALI UTARA
Dewasa ini, perkembangan bukan hanya
terjadi pada dunia teknologi saja, namun perkembangan juga terjadi pada dunia
pariwisata. Jika kita berbicara tentang pariwisata tentu tidak akan bisa lepas
dari pariwisata yang ada di Bali, yang sangat banyak memiliki objek-objek
wisata yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pariwisata itu sendiri.
Terlebih,
di Bali yang setiap daerah atau setiap kabupaten kota yang ada di Bali memiliki
daya tarik sendiri terhadap wisatawan, khususnya di Bali Utara. Namun seiring
berjalannya waktu dan perkembangan jaman, tidak semua daerah bisa
mempertahankan kondisi yang baik itu.
Boleh dikatakan pariwisata di Bali Utara
mengalami penurunan. Mengapa demikian? Karena bisa dilihat dari kondisi saat ini,
keadaan pariwisata yang ada di Bali Utara sudah semakin sepi dan jarang
dikunjungi oleh wisatawan. Misalnya Lovina, objek wisata ini, dulunya adalah
saluh satu icon besar pariwisata yang ada di Bali Utara (Buleleng), tempat ini
dulunya sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan, baik itu wisatawan asing
maupun wisatawan lokal. Namun, jika dilihat sekarang dan bandingkan dengan
keadaan yang dulu sangat berbanding terbalik. Perkembangannya menurun, objek
wisatawa ini semakin sepi oleh pengunjung atau wisatawan.
Setelah melihat bagian barat pariwisata
di Kabupaten Buleleng. Sekarang tertuju pada bagian timur dari Kabupaten
Buleleng. Sekilas dapat dilihat bahwa, pada sisi timur dari Kabupaten Buleleng
juga memiliki objek wisata yang sudah cukup familiar dan tidak asing lagi yaitu
Objek Wisata Air Sanih. Objek wisata ini terletak di Kecamatan Kubutambahan,
sama halnya dengan Lovina, dulunya tempat ini adalah tujuan favorit bagi
wisatawan, namun sekarang tempat ini telah sepi dari hingar binger para
wisatawan, sekarang tempat ini hanya dapat mendatangkan wisatawan dalam jumlah
yang kecil, itupun dapat terjadi pada hari-hari tertentu saja.
Namun jika beralih ke bagian selatan
Kabupaten Buleleng. Pariwisata yang ada disini masih cukup ramai dikunjungi
oleh wisatawan. Dan masih sangat berpotensi jika dibandingkan dengan Objek
Wisata Lovina dan Air Sanih. Air Terjun Gitgit masih tetap menjadi icon di
Buleleng Selatan, karena masih cukup banyak wisatawan yang berkunjung kesana.
Namun
menurut anggapan sebagian orang “Kini Buleleng telah menyurut di bagian
pariwisata”. Melihat fenomena ini, tidak menyurutkan Buleleng untuk terus
berkembang menjadi daerah yang maju. Mendengar akan dibangunnya bandara
internasional di Bali Utara ini, semoga rencana ini dapat direalisasikan
sehingga secara tidak langsung dapat mengembangkan objek-objek wisata yang
sebenarnya banyak dimiliki oleh Buleleng, seperti Objek Wista Sudaji, Air
Terjun Sekumpul, Wisata Ponjok Batu dan yang lainnya agar bisa lebih dikenal
oleh masyarakat luas.
Pada dasarnya pariwisata yang ada di
Bali Utara ini, mengalami perkembangan yang pasang surut. Ada kalanya objek
wisata itu ramai dikunjungi wisatawan, ada saatnya juga objek wisata itu sepi
akan pengunjung, semua itu tergantung
dari pengelolaan akan objek wisata itu sendiri.
Oleh
: Liana Sri Kusuma Yanti